Return to BahaiPrayers.net
Facebook
SEMBAHYANG MENENGAH
Dilaksanakan tiga kali sehari: pagi, tengah hari dan petang.
Barangsiapa yang hendak melakukan sembahyang, terlebih dahulu harus mencuci kedua tangannya seraya mengucapkan:
Ya Tuhanku, kuatkanlah tanganku agar dapat memegang Kitab-Mu sedemikian teguhnya sehingga laskar-laskar dunia tak akan berdaya terhadapnya. Kemudian jagalah ia supaya jangan bercampur tangan dengan segala sesuatu yang tidak termasuk hak miliknya. Sesungguhnya, Engkau Yang Maha Kuasa, Yang Maha Kuat.
Dan membasuh mukanya seraya mengucapkan:
Ya Tuhanku, hamba telah menghadapkan wajah hamba kepada-Mu! Terangilah dia dengan sinar wajah- Mu. Kemudian peliharalah dia supaya jangan mengha- dap kepada siapa pun selain Engkau.
Kemudian ia harus berdiri mengarahkan mukanya ke Kiblat dan mengucapkan:
Tuhan naik saksi bahwa tiada Tuhan lain kecuali Dia. Kepunyaan Dialah segala kerajaan Wahyu dan alam ciptaan. Sesungguhnya Ia telah menjelmakan Dia yang menjadi Tempat Terbit Wahyu, yang berbicara di Sinai, yang karena Dia, telah bersinarlah Ufuk Yang Maha Tinggi, dan telah ber-bicaralah Sidratul Muntaha, dan karena Dia, seruan telah diumumkan kepada semua yang ada di langit dan di bumi: "Lihatlah Sang Pemilik telah datang. Seluruh bumi dan Surga, kemuliaan dan kekuasaan kepunyaan Tuhan, Raja semua manusia dan Pemilik Arasy dan bumi!"
Kemudian ia ruku sambil mengucapkan:
Lebih mulialah Engkau di atas pujianku dan pujian orang lain daripadaku dan lebih mulialah Engkau di atas sifat-sifat yang kuberikan kepada-Mu dan yang diberikan oleh semua orang yang ada di langit dan di bumi!
Kemudian ia berdiri dan berkunut sambil mengucapkan:
Ya Tuhanku, janganlah Engkau mengecewakan dia yang dengan jari-jari permohonan telah memegang ujung jubah rahmat-Mu dan kurnia-Mu. Ya Engkau yang lebih Penyayang dari segala penyayang.
Kemudian ia duduk dan mengucapkan:
Hamba naik saksi atas keesaan-Mu dan ketunggalan-Mu dan bahwasanya Engkaulah Tuhan, tiada Tuhan lain kecuali Engkau. Sesungguhnya Engkau telah mewahyukan Firman-Mu, memenuhi Perjanjian-Mu dan membukakan pintu kurnia-Mu lebar-lebar bagi semua yang ada di langit dan di bumi.
Salawat dan salam, takbir dan kemuliaan bagi kekasih-kekasih-Mu yang tidak terhalangi oleh perubahan-perubahan dan nasib-nasib dunia untuk menghadap kepada-Mu, dan telah mengorbankan segala sesuatu yang ada pada mereka, dengan harapan agar menerima apa yang ada pada-Mu. Sesungguhnya, Engkau Maha Pengampun dan Maha Dermawan.
[Seandainya seseorang memilih untuk membaca ayat berikut sebagai ganti dari ayat yang panjang; hal ini akan mencukupi:
Tuhan naik saksi bahwa tiada Tuhan melainkan Dia, Penolong Dalam Bahaya, Yang Berdiri
Sendiri.
Dan begitu juga pada waktu duduk, akan mencukupi jika ia memilih untuk membaca ayat berikut ini:
Hamba naik saksi atas keesaan-Mu dan ketunggalan-Mu, dan bahwasanya Engkaulah Tuhan, dan tiada Tuhan selain Engkau.]
- Bahá'u'lláh