Return to BahaiPrayers.net
Facebook
Terpujilah Engkau, ya Tuhanku! Bagaimanakah aku dapat bersyukur kepada-Mu karena Engkau telah mengkhususkan daku dan memilih daku di atas semua hamba-hamba-Mu untuk menyatakan Diri-Mu ketika semua telah berpaling dari keelokan-Mu! Aku naik saksi, ya Tuhanku, bahwa seandainya aku diberi seribu kehidupan oleh-Mu dan mempersembahkan semuanya itu di Jalan-Mu, aku masih tetap gagal membalas pemberian-pemberian yang paling kecil pun yang telah Engkau anugerahkan kepadaku melalui rahmat-Mu.
Aku telah tidur pada dipan keakuan sewaktu Engkau membangunkan daku dengan nada-nada keilahian suara-Mu, dan telah membuka kepadaku keelokan-Mu, dan telah memungkinkan daku mendengar ucapan- ucapan-Mu dan mengenali Diri-Mu, dan mengucapkan pujian-Mu dan menjunjung tinggi kebajikan-Mu dan berteguh hati dalam cinta-Mu. Akhirnya aku jatuh tertahan di tangan orang-orang keras kepala di antara hamba-hamba-Mu.
Oleh karena itu, Engkau melihat pembuangan yang dideritaku di hari-hari-Mu dan Engkau mengetahui kerinduanku yang dalam untuk melihat wajah-Mu, dan hasratku yang tak tertahan untuk memasuki istana kemuliaan-Mu, dan gerakan hati-ku yang disebabkan oleh angin-angin rahmat-Mu. Aku memohon kepada- Mu, ya Engkau Raja alam-alam ciptaan dan Pewahyu segala nama, agar menulis namaku di antara nama- nama mereka yang dari keabadian telah mengelilingi Kemah keagungan-Mu dan berpegang teguh pada jubah kasih sayang-Mu serta berpegang erat pada tali rahmat-Mu yang mesra.
Sesungguhnya, Engkaulah Penolong Dalam Bahaya, Yang Berdiri Sendiri.
"Berdermawanlah dalam kemakmuran dan bersyukurlah dalam kesukaran".
"Hakikat kemurahan hati bagi seorang hamba adalah menghitung kembali rahmat-rahmat Tuhannya dan bersyukur kepada-Nya pada setiap waktu dan dalam segala keadaan". - Bahá’u’lláh
"Apakah engkau menyadari betapa banyak engkau harus bersyukur atas berkat-Nya? Seandainya engkau berterimakasih kepada-Nya seribu kali dengan setiap napas, itu pun tidak akan cukup..." - ‘Abdu’l-Bahá
- Bahá'u'lláh