Return to BahaiPrayers.net
Facebook
Puasa
[Masa Puasa adalah dari tanggal 2 Maret - 20 Maret]
"Kami telah memerintahkan kepadamu agar ber- sembahyang dan berpuasa dari awal akil-balig (15 tahun); inilah perintah Allah, Rabimu dan Rabi nenek moyangmu.... Tahanlah dirimu dari makan dan minum, mulai dari terbitnya matahari sampai terbenamnya matahari, dan berhati-hatilah jangan sampai hawa-nafsu menghalangi engkau dari rahmat yang ditetapkan daam Al-Kitab. - Bahá’u’lláh
"...Puasa jasmani ini adalah lambang lahiriah dari puasa rohani dan merupakan simbol menahan diri yaitu menahan diri dari semua hawa nafsu". -‘Abdu’l-Bahá
"Pada hakikatnya masa puasa adalah suatu masa untuk bermeditasi dan berdoa, masa pemulihan rohani, yang selama masa itu seorang mukmin harus berusaha untuk memperbaiki kehidupan rohaninya dan memperbarui serta memperkuat kekuatan-kekuatan rohani yang terpendam dalam rohnya. Oleh karena itu arti dan maksud puasa secara mendasar, bersifat rohani. Puasa adalah lambang dan suatu peringatan untuk menahan diri dari keakuan dan hawa nafsu jasmani." - Shoghi Effendi
Ya Tuhanku, inilah hari-hari ketika Engkau telah memerintahkan kepada hamba-hamba-Mu untuk berpuasa. Dengan ini, Engkau telah menghiasi pembukaan Kitab Perintah-perintah-Mu yang di wahyukan kepada makhluk-makhluk-Mu, dan telah menghiasi Penyimpanan hukum-hukum-Mu bagi semua orang yang ada di bumi-Mu dan di langit-Mu. Engkau telah mengkurniai tiap-tiap saat dari hari-hari ini dengan kebajikan istimewa, yang tak terpahami oleh siapa pun kecuali Engkau, yang pengetahuan-Nya meliputi semua yang diciptakan. Engkau juga telah menentukan bagi tiap-tiap orang sebagian dari kebajikan ini sesuai dengan Loh firman-Mu dan Ayat-ayat Suci keputusan- Mu yang tak dapat ditarik kembali. Selain daripada itu, Engkau telah menentukan tiap-tiap halaman dari Kitab-kitab dan Ayat-ayat suci ini bagi setiap bangsa dan keluarga di bumi.
Bagi para pencinta-Mu yang bersemangat sesuai dengan keputusan-Mu, Engkau telah menyediakan cawan pengingatan-Mu pada setiap fajar menyingsing, ya Engkau yang menguasai semua penguasa! Mereka inilah yang demikian mabuk dengan anggur kearifan- Mu sehingga mereka meninggalkan tempat pembaringannya karena rindu untuk me-rayakan pujian pada-Mu dan memuliakan kebajikan-kebajikan-Mu, dan meninggalkan tidurnya karena hasratnya untuk menghampiri kehadiran-Mu dan menikmati rahmat-Mu. Mata mereka senantiasa tertuju pada Fajar kasih sayang-Mu yang mesra, dan wajah-wajah mereka diarahkan pada Sumber ilham-Mu. Maka hujanilah kami dan mereka dari awan-awan rahmat-Mu dengan apa yang patut bagi langit kemurahan dan kurnia-Mu.
Dimuliakan nama-Mu, ya Tuhanku! Inilah saat ketika Engkau telah membuka pintu-pintu kemurahan-Mu dihadapan wajah mahkluk-makhluk-Mu dan membuka lebar gapura-gapura rahmat-Mu yang mesra bagi semua penghuni bumi-Mu. Aku me-mohon kepada-Mu, demi mereka semua yang darahnya telah ditumpahkan di atas jalan-Mu, dan yang karena kerinduannya pada- Mu telah melepas-kan dirinya dari segala ikatan dengan semua makhluk-Mu, dan yang demikian terpesona oleh keharuman-keharuman ilham-Mu sehingga setiap anggota badannya menyanyikan pujian-Mu dan bergetar mengingat pada-Mu, agar jangan menjauhkan kami dari segala yang telah Engkau takdirkan dalam Wahyu ini, suatu Wahyu yang karenanya tiap-tiap pohon mengumandangkan apa yang telah diumumkan dahulu oleh Sidratul Sina kepada Musa, yang bercakap-cakap dengan Dikau, suatu Wahyu yang karenanya tiap-tiap kerikil yang terkecil pun memuji Dikau sebagaimana batu-batu memuliakan Dikau pada masa Muhammad, Sahabat-Mu.
Inilah mereka, ya Tuhanku, yang telah Engkau mungkinkan bergaul dengan Dikau dan berhubungan dengan Dia Yang menjadi Penjelmaan Diri-Mu. Angin-angin kemauan-Mu telah menebarkan mereka itu kemana-mana sehingga Engkau telah menghimpunkan mereka itu di bawah naungan-Mu, dan memasukkan mereka ke dalam lingkungan istana-Mu. Karena Engkau kini telah memungkinkan mereka tinggal di bawah bayangan naungan rahmat-Mu, maka bantulah mereka itu supaya mereka mencapai apa yang patut bagi martabat yang demikian luhurnya itu. Ya Tuhanku, janganlah memasukkan mereka itu ke dalam bilangan orang yang meskipun menikmati berdekatan pada-Mu, namun telah dihalangi dari mengenal wajah- Mu, dan yang meskipun bertemu dengan Dikau, namun
kehilangan kehadiran-Mu.
Inilah hamba-hamba-Mu, ya Tuhanku, yang telah masuk dengan Dikau dalam Penjara Yang Maha Besar ini, dan telah berpuasa di dalam dinding-dindingnya sesuai dengan apa yang telah Engkau perintahkan kepada mereka dalam Loh-loh firman-Mu dan Kitab-kitab perintah-Mu. Oleh karena itu, turunkanlah kepada mereka apa yang akan sepenuhnya menyucikan mereka dari semua yang tak Engkau sukai, supaya mereka dapat sepenuhnya mengabdi kepada- Mu dan melepaskan diri seluruhnya dari segala sesuatu melainkan Engkau Sendiri.
Kemudian, hujanilah kami, ya Tuhanku, dengan apa yang sesuai dengan kurnia-Mu dan layak dengan rahmat-Mu. Kemudian berilah kesanggupan pada kami,ya Tuhanku, untuk hidup dengan mengingat Dikau dan mati dalam cinta pada-Mu dan berilah kami anugerah kehadiran-Mu dalam alam-alam-Mu di hari kemudian, alam-alam yang tak terpahami oleh siapa pun kecuali Engkau. Engkaulah Tuhan kami dan Tuhan sarwa sekalian alam, dan Tuhan mereka yang ada di langit dan di bumi.
Ya Tuhanku, Engkau melihat apa yang menimpa kekasih-kekasih-Mu pada hari-hari-Mu. Kemuliaan-Mu adalah saksiku! Suara ratap tangis orang-orang pilihan- Mu telah diangkat di seluruh kerajaan-Mu. Beberapa orang telah terjerat oleh orang-orang kafir di negeri-Mu, serta dihalangi oleh mereka dari mendekati-Mu dan dari mencapai istana kemuliaan-Mu. Yang lainnya dapat mendekati Dikau, akan tetapi dihalang-halangi melihat wajah-Mu. Yang lainnya lagi karena kerinduannya, telah diizinkan untuk melihat Dikau, untuk memasuki lingkungan istana-Mu, namun mereka membiarkan tabir-tabir khayalan makhluk-makhluk-Mu dan kelaliman-kelaliman yang dijatuhkan oleh kaum penindas di antara rakyat-Mu untuk memisahkan mereka dari Dikau.
Inilah saat, ya Tuhanku, yang telah Engkau jadikan saat yang terbaik, dan telah Engkau hubung-kan dengan mereka yang terpilih di antara makhluk- makhluk-Mu. Aku memohon kepada-Mu, ya Tuhanku, demi Engkau Sendiri dan demi mereka, agar menetapkan dalam tahun ini apa yang akan memuliakan kekasih-kekasih-Mu. Selain daripada itu, tetapkanlah dalam tahun ini apa yang akan me-mungkinkan Surya kekuasaan-Mu bersinar terang benderang di atas ufuk kemuliaan-Mu, dan menerangi seluruh dunia dengan kekuasaan-Mu yang berdaulat.
Berilah kemenangan pada Agama-Mu, ya Tuhanku, dan tundukkanlah musuh-musuh-Mu. Kemudian tulislah bagi kami kebaikan kehidupan di dunia ini dan di akhirat. Sesungguhnya, Engkaulah Kebenaran yang mengetahui semua rahasia. Tiada Tuhan melainkan Engkau, Yang Maha Pengampun, Yang Maha Dermawan.
- Bahá'u'lláh